Detail Service Kami

Jasa Height Safety Inspection dari Indo Veritas Grup ditujukan untuk memastikan bahwa seluruh sistem proteksi jatuh, anchor point, dan peralatan kerja di ketinggian aman digunakan serta memenuhi ketentuan regulasi K3 Indonesia dan standar internasional. Layanan ini membantu perusahaan mengendalikan risiko jatuh, memenuhi kewajiban hukum, dan menjaga keberlanjutan operasional pekerjaan di ketinggian.

Inspeksi dilakukan secara on-site, objektif, dan terdokumentasi, termasuk pelaksanaan Anchor Testing (Uji Riksa Angkur) sesuai standar yang berlaku.

Mengapa Height Safety Inspection Merupakan Kebutuhan Wajib

Pekerjaan di ketinggian memiliki potensi kecelakaan yang tinggi dan sering berakibat fatal. Sistem proteksi jatuh yang tidak diuji atau tidak diinspeksi secara berkala berisiko gagal saat digunakan.

Height Safety Inspection diperlukan untuk:

1. Memastikan anchor point dan sistem proteksi jatuh aman digunakan

2. Mengurangi risiko cedera serius dan kematian

3. Memenuhi kewajiban perusahaan terhadap regulasi K3

4. Menyediakan bukti kepatuhan dalam audit dan pemeriksaan

Pendekatan Layanan Indo Veritas Grup

Indo Veritas Grup menyediakan layanan inspeksi yang berfokus pada kepatuhan regulasi, keamanan aktual di lapangan, dan kejelasan dokumentasi. Setiap inspeksi dilakukan berdasarkan kondisi aktual sistem yang terpasang, bukan hanya spesifikasi produk.

Pendekatan ini memastikan bahwa sistem keselamatan benar-benar siap digunakan oleh pekerja.

Regulasi dan Standar Acuan Inspeksi

1. Regulasi Nasional Indonesia

Pelaksanaan inspeksi mengacu pada:

1. Permenaker No. 9 Tahun 2016 tentang K3 Pekerjaan pada Ketinggian

2. SNI 8603:2018 tentang Metode Uji Angkur Pekerjaan di Ketinggian

2. Standar Internasional

Sebagai referensi teknis global, inspeksi juga mempertimbangkan:

1. EU Regulation 2016/425 tentang Personal Protective Equipment

2. EN 795:2012 tentang Anchor Devices untuk Sistem Proteksi Jatuh

Ruang Lingkup Height Safety Inspection

Inspeksi mencakup seluruh komponen utama sistem kerja di ketinggian, antara lain:

1. Anchor point permanen dan non-permanen

2. Sistem lifeline horizontal dan vertikal

3. Sistem fall arrest dan fall restraint

Setiap komponen diperiksa dari sisi instalasi, kekuatan, dan kesesuaian penggunaan.

Jenis Anchor yang Diperiksa

Inspeksi anchor dilakukan berdasarkan klasifikasi EN 795 sebagai berikut:

1. Type A – Structural Anchor

Eyebolt anchor systems yang terpasang permanen pada struktur bangunan.

2. Type B – Non-Structural Anchor

Sling anchor systems yang bersifat fleksibel dan digunakan sementara.

3. Type C – Flexible Anchor (< 15°)

Horizontal safety line systems untuk jalur kerja memanjang.

4. Type D – Rigid Anchor (< 15°)

Rail-type safety line systems dengan stabilitas tinggi.

5. Type E – Deadweight Anchor (< 5°)

Counterweight anchor systems yang tidak memerlukan penetrasi struktur.

Metodologi Pengujian Anchor

1. Pendekatan EN 795

Standar EN 795 menggunakan:

1. Metode destructive testing

2. Pengujian di laboratorium

3. Hasil uji sebagai dasar Certificate of Conformity dan CE Marking

Metode ini berlaku untuk produk anchor, bukan untuk sistem yang telah terpasang di lapangan.

2. Pendekatan SNI 8603:2018

SNI 8603 dikembangkan untuk memastikan anchor yang sudah terpasang aman digunakan. Oleh karena itu:

1. Pengujian dilakukan langsung di lokasi kerja

2. Menggunakan metode non-destructive deformation testing

3. Anchor tetap dapat digunakan setelah pengujian

Anchor Testing (Uji Riksa Angkur)

Uji Riksa Angkur dilakukan untuk memverifikasi:

1. Kekuatan anchor point

2. Kualitas dan metode instalasi

3. Kesesuaian penggunaan terhadap sistem proteksi jatuh

Seluruh pengujian dilakukan oleh personel kompeten dan disertai dokumentasi resmi.

Proses Height Safety Inspection

Pelaksanaan inspeksi dilakukan secara sistematis melalui tahapan berikut:

1. Identifikasi jenis dan lokasi anchor

2. Pemeriksaan visual dan teknis instalasi

3. Pengujian deformasi non-destruktif

4. Evaluasi kepatuhan terhadap regulasi

5. Penyusunan laporan hasil inspeksi

Dokumentasi dan Laporan Resmi

Setiap layanan inspeksi menghasilkan:

1. Laporan hasil inspeksi dan pengujian

2. Status kelayakan penggunaan sistem

3. Rekomendasi teknis bila diperlukan

4. Dokumen pendukung audit K3 dan inspeksi regulator

Pihak yang Membutuhkan Jasa Height Safety Inspection

Layanan ini relevan bagi:

1. Pemilik dan pengelola gedung

2. Fasilitas industri dan manufaktur

3. Kontraktor dan subkontraktor

4. Tim maintenance dan operasional

Risiko Jika Inspeksi Tidak Dilakukan

Tanpa inspeksi yang memadai, risiko yang dapat terjadi meliputi:

1. Kegagalan sistem proteksi jatuh

2. Cedera serius atau kematian

3. Pelanggaran regulasi K3

4. Konsekuensi hukum dan operasional